Besan Wildan wafat.

Belum sebulan Gaby lahir, pada hari Jumat 16 Juni 2006 jam 14 abah nerima call dari neng Wiena. Begitu disahuti terdengar tangisan minantu yang panjang sampai rada payah juga abah meredakannya. Lalu sambil mengisak neng Wiena memberitahukan kalau ayahnya Raden Wildan Sunarya Wiramidjaja telah wafat pada jam 13. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Beliau wafat didampingi oleh Ibu Een yang sejak 10 hari Gaby lahir lalu berada di Bukit Sentul mendampingi putri bungsunya dan merawat Gaby atas ijin Almarhum. Ambu hanya berkesempatan dari Jumat malam sampai Minggu siang saja karena masih ngantor. Abah juga sempat menelepon kepada Yan Sunarya putra sulungnya yang berdomisili di Washington DC bersama isteri Amerika nya Betsy dengan Annalis, Nina dan Ryan. Almarhum yang tinggal di Citra Raya Cikupa Tangerang itu dimakamkan di TPU Mulya Sari pada hari itu juga jam 19. Abah datang ke makam pada saat jenazah diadzankan oleh Atep putra ke 3 nya atau anak ke 6. Yan baru datang ke Bandara Sukarno Hatta pada hari Minggu 18 Juni 2006 jam 8 pagi. Malam itu Abah, Ambu dan Ade menginap di rumah duka dan besoknya diantar Aip buat istirohah ke Perumnas.
"Semoga Allah terima amal Islamnya dan ampuni segala dosanya dan maafkan kesalahannya dan menempatkannya ditempat terbaik disisiNYA. Keluarga yang ditinggalkan beroleh keshabaran dan tawakaltu ilallahu sambil meneruskan kehidupan dengan selayaknya dan sebagaimana mestinya. Amiiien Yaa Rabb Al Amiiien."

Leave a Reply